Pola Rencana Pengelolaan SDA WS Kapuas dalam Rapat Pleno II TKPSDA

10

Pontianak – Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Kapuas melaksanakan kegiatan Rapat Pleno II dengan tema ‘Pola dan Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kapuas’ yang dilaksanakan pada 09 – 11 September 2020 di Hotel Mercure Pontianak.

Sebanyak 18 anggota tim dari pemerintah dan non pemerintah menghadiri kegiatan secara langsung. Untuk anggota yang berhalangan hadir, mengikuti kegiatan dengan menggunakan aplikasi pertemuan daring (Zoom Meeting).

Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk berdiskusi membahas isu permasalahan dan perencanaan serta pemberian rekomendasi untuk pengelolaan sumber daya air yang ada di Wilayah Sungai Kapuas, dimana rekomendasi tersebut nantinya akan ditindaklanjuti dalam bentuk implementasi nyata agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

“Jadi kami disini duduk setara untuk merencanakan pengelolaan sumber daya air yang ada di Wilayah Sungai Kapuas. Masukan-masukan dari anggota ini jadi perhatian, menjadi priotitas kita bersama untuk dapat dilaksanakan di BWSK 1 ataupun instansi-instansi yang terkait,” ujar PPK PSDA, Bambang Pramujo, S.T.

Pada Rapat Pleno kedua ini terdapat dua pembahasan, yang pertama mengenai Pola dan Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Kapuas yang disampaikan oleh Kasi KPISDA BWS Kalimantan I Pontianak, Angga Primahessa, ST.,M.Eng., Kemudian dilanjutkan dengan membahas Pengolahan air gambut dan air tanah sebagai sumber air baku yang disampaikan oleh Dosen Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura,
Dr. Henny Herawati, ST.,MT.

10

Salah satu anggota yang hadir adalah Ketua Komisi Sumber daya Air, Raja Fajar Azansyah. Menurutnya kegiatan ini sangat baik karena selain membahas pola rencana pengelolaan SDA WS Kapuas,ia juga mendapat pengetahuan baru mengenai cara pengelolaan air gambut menjadi sumber air baku.

“Kita berharap agar dari rapat pleno ini bisa menghasilkan hal-hal yang dapat diaplikasikan kepada masyarakat dan tentunya kita berharap rekomendasi yang kita berikan kepada bapak menteri dapat direspon dengan baik. Supaya TKPSDA Wilayah Sungai Kapuas keliatan bekerja dan kita juga dapat melakukan perubahan terutama untuk melindungi sumber daya air Sungai kapuas ini,” kata Raja Fajar Azansyah usai kegiatan.

Saat kegiatan berlangsung, semua yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti wajib menggunakan masker dan memakai hand sanitizer.

print
Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X