Tinjau Intake Air Baku, Kepala BWS Kalimantan I Usulkan Pemasangan Geogrid/HDPE Mesh

WhatsApp Image 2020-07-05 at 18.57.51 (1) (Medium)

Sampah organik merupakan masalah yang kerap ditemukan pada sumber air baku Kabupaten sambas Riam Pencarek dimana di bagian hulu riam masih terdapat hutan lindung. Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak , Dwi Agus Kuncoro mengusulkan untuk memasang Geogrid/HDPE Mesh untuk menjaring sampah organik yang dapat menyumbat Pintu/Saluran Pemasukan (inlet) saat meninjau lokasi intake Air Baku Kabupaten Sambas Kec. Sajingan, pada Minggu (5/7/2020)
Pembangunan Air Baku di Kabupaten Sambas dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat di Kabupaten Sambas. Pekerjaan dengan menggunakan pipa GI dan HDPE sepanjang +65. Air Baku dengan sistem gravitasi ini mampu menghasilkan outcome sebesar 150 ltr/dtk sehingga dapat melayani kebutuhan air masyarakat di Kecamatan Sajingan Besar, Kec. Galing, Kec. Sejangkung dan ke wilayah Sambas Kota.

Kepala BWS Kalimantan I, Dwi Agus Kuncoro Meninjau Lokasi Intake Air Baku Sambas

print

Bagikan :
FacebookTwitterGoogle+

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X

Pin It on Pinterest

X